Mengenal Kampung Wisata Rotan Galmantro di Desa Tegal Wangi Cirebon

Kampung Wisata Rotan Galmantro Desa Tegal Wangi Kec. Weru Kab. Cirebon
Liburan Cirebon : Mau menghabiskan waktu liburan yang menarik di Kabupaten Cirebon, cobalah melakukan wisata dan kunjungan ke Kampung Rotan Tegal Wangi, Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon. Dengan melakukan wisata ditempat tersebut, traveler akan mendapatkan pengalaman menarik tentang produksi meubel rotan. Di tempat ini, wisatawan yang datang, bisa melihtan langsung proses pembuatan berbagai kerajinan dari hasil rotan, mulai dari bahan baku hingga jadi.

Sekretariat Yayasan Galmantro di Kantor Kuwu Desa Tegal Wangi
Wisata ini pula yang digadang-gadang akan menjadi bagian dari andalan wisata Kabupaten Cirebon yang masuk dalam kategori Pesona Cirebon.

Untuk menata lebih baik wisata produksi rotan tersebut, sekarang di Desa Tegal Wangi memiliki yayasan yang mengurusi hal tersebut, yaitu Yayasan Kampung Wisata Rotan Galmantro. Menurut Sumarja, salah satu pengurusnya, nama Galmantro diambil dari nama awal desa tersebut. Menurutnya, sebelum berubah menjadi Tegal Wangi, desa tersebut terlebih dahulu bernama Galmantro. Dalam sebuah riwayat juga diceritakan, bahwa leluhur pernah mengisyaratkan, bahwa Galmantro akan kembali bersinar. Sehingga inilah yang menjadikan dasar penamaan Yayasan Galmantro.

Penduduk Desa Tegal Wangi sekitar 10ribu jiwa, dari seluruh jumlah tersebut, 90 persen diantaranya bermata pencaharian sebagai pengrajin rotan. Saat industry rotan masih berkembang pesat, kampung ini berhasil mengekspor 3000 kontainer kerajinan rotan ke luar negeri dalam setiap bulannya. Namun dengan adanya krisis ekonomi dan banyaknya bahan baku yang dijual langsung ke Luar negeri, membuat industry tersebut sempat mengalami permasalahan serius.
Hasil produksi rotan

Saat ini, industry rotan di Desa Tegal Wangi kembali bergeliat, walaupun kemampuan mengekspor hasil rotan perbulannya hanya 1200 kontainer perbulan, namun pasar didalam negeri mengalami peningkatan cukup pesat. Dengan adanya Wisata Rotan di Cirebon ini, diharapkan wisatawan yang piknik ke desa tersebut, ikut meningkatkan perekonomian masyarakat disana.

Pengurus Yayasan Galmantro lainnya, yaitu Sumarja menceritakan, bahwa ada beberapa proses yang dilewati untuk bisa menghasilkan sebuah kerajinan rotan. Proses tersebut, biasanya dilakukan oleh orang atau kelompok yang berbeda. Sehingga, dalam satu produk rotan, bisa sampai dikerjakan oleh Sembilan orang atau sembilan kelompok.


Salah satu warga sedang membuat anyaman rotan
Misalkan, satu kelompok membuat kerangka, satu kelompok membuat anyaman dan satu kelompok membuat ornamentnya. Dengan banyaknya proses yang harus dikerjakan, membuat kebutuhan pekerjapun sangat banyak. Hal itulan yang akhirnya menjadikan mayoritas warga Desa Tegal Wangi bekerja sebagai pengrajin rotan. Simak artikel selanjutnya ya, Piknik Cirebon akan mengintip proses pembuatan kerajinan rotan di Kampung Wisata Rotan Galmantro ini. Artikel nanti, bisa jadi bahan referensi kamu, yang sedang mencari tempat Wisata di Cirebon.


Share on Google Plus

About Liburan Cirebon

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 komentar:

  1. Please let me know if you're looking for a author for your weblog. You have some really great articles and I believe I would be a good asset. If you ever want to take some of the load off, I'd love to write some material for your blog in exchange for a link back to mine. Please send me an e-mail if interested. Cheers! gmail.com login

    BalasHapus